Hasduk.id – Kwartir Ranting (Kwarran) Ujung Tanah secara resmi telah menabuh genderang perlombaan melalui pembukaan kegiatan Lomba Tingkat II (LT-II) Regu Penggalang. Acara yang sarat akan nilai-nilai edukasi dan sportivitas ini dilangsungkan pada hari Rabu, 14 Oktober 2026, bertempat di kawasan bersejarah Taman Budaya Benteng Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Ajang bergengsi tingkat ranting ini diikuti dengan antusias oleh berbagai regu Pramuka Penggalang, baik putra maupun putri, yang berasal dari pangkalan gugus depan se-Kecamatan Ujung Tanah. Kehadiran LT-II diproyeksikan sebagai wadah strategis bagi para anggota muda pramuka untuk menempa serta mengembangkan keterampilan kepramukaan, memperkuat kedisiplinan personal, menumbuhkan kemandirian, dan merawat jiwa sportivitas melalui rangkaian kompetisi yang menantang sekaligus mendidik.
 

Kehadiran Tokoh Penting dan Jajaran Pengurus Gerakan Pramuka

Prosesi pembukaan kegiatan ini berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di struktur organisasi kepramukaan. Tampak hadir dalam barisan tamu undangan antara lain:

  • Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Makassar, Kak Supratman
  • Ketua Kwartir Ranting Ujung Tanah beserta jajaran pengurus
  • Para Andalan Cabang serta Andalan Ranting Ujung Tanah
  • Perwakilan dari Dewan Kerja Cabang (DKC) Makassar dan Dewan Kerja Ranting (DKR) Ujung Tanah

Kehadiran para pimpinan kwartir ini mencerminkan bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan generasi muda di tingkat basis.
 

Apresiasi Khusus Terhadap Semangat dan Partisipasi Peserta

Dalam sambutan resmi yang disampaikan saat membuka acara, Sekretaris Kwarcab Kota Makassar, Kak Supratman, melayangkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kwartir Ranting Ujung Tanah. Beliau memuji konsistensi dan kerja keras jajaran panitia yang sukses menghadirkan jumlah peserta yang memadai, kendati dihadapkan pada realitas demografis wilayah.

“Sekolah di Ujung Tanah memang sedikit sehingga jumlah peserta juga memiliki keterbatasan. Namun, dengan keterbatasan tersebut, Kwartir Ranting Ujung Tanah tetap mampu menghadirkan peserta sebanyak ini. Hal tersebut patut diapresiasi,” tutur Kak Supratman dalam sambutannya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keterbatasan kuantitas satuan pendidikan di suatu wilayah tidak menjadi halangan untuk melahirkan semangat partisipasi yang luar biasa dalam kegiatan kepanduan.
 

Penekanan Tegas pada Prinsip Objektivitas dan Integritas Penilaian

Selain memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan acara, Kak Supratman turut memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan pesan moral yang sangat krusial bagi seluruh panitia dan dewan juri. Beliau menekankan agar prinsip objektivitas, transparansi, dan keadilan dijunjung tinggi tanpa kompromi selama proses perlombaan berlangsung.

Beliau menegaskan bahwa seluruh proses penilaian harus murni berlandaskan pada kriteria profesional yang telah ditetapkan sebelumnya, dan jauh dari unsur subjektivitas, kepentingan pribadi, maupun keberpihakan terselubung terhadap regu tertentu. Dewan juri diingatkan untuk tidak menentukan pemenang berdasarkan keinginan subjektif melainkan harus berdasarkan data penilaian riil yang dapat dipertanggungjawabkan secara etik maupun teknis.

Pesan tegas ini diharapkan menjadi landasan kuat agar pelaksanaan LT-II Kwartir Ranting Ujung Tanah benar-benar menjadi cerminan nyata dari Satya dan Darma Pramuka, di mana nilai kejujuran dan integritas ditempatkan di posisi paling atas.
 

Harapan Besar untuk Pembentukan Karakter Generasi Muda

Melalui penyelenggaraan Lomba Tingkat II ini, terselip harapan besar agar setiap peserta tidak hanya berorientasi pada perolehan kejuaraan, melainkan mampu menampilkan kemampuan terbaik, memperluas jejaring persaudaraan antarpangkalan, serta mendongkrak kualitas pembinaan Pramuka Penggalang di lingkup Kwartir Ranting Ujung Tanah.

Pada akhirnya, pembukaan LT-II ini tidak sekadar menjadi seremonial kompetisi rutin semata, melainkan menjelma menjadi momentum penting untuk memperkokoh komitmen bersama. Seluruh jajaran pengurus kwartir diharapkan terus konsisten menghadirkan program-program kepramukaan yang berkualitas tinggi, berintegritas moral, dan senantiasa berorientasi pada pencapaian tujuan utama kepanduan, yakni pembentukan karakter luhur bagi generasi penerus bangsa.
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *