Suasana penuh semangat dan antusiasme tinggi tampak jelas menghiasi halaman SMPN 3 Purwakarta. Sebanyak lebih dari seribu peserta yang terdiri atas anggota pramuka pilihan dari berbagai sekolah resmi memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti perhelatan akbar Jambore on the Air dan Jambore on the Internet (JOTA-JOTI) Tahun 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Purwakarta ini dibuka secara resmi pada Jumat (16/10/2026). Berdasarkan jadwal, agenda akbar kepanduan ini akan berlangsung selama tiga hari penuh hingga hari Minggu mendatang, memberikan kesempatan luas bagi para peserta untuk mengeksplorasi dunia komunikasi global.

Sejak pagi hari, para peserta tampak memadati area lapangan dengan didampingi oleh para pembina masing-masing. Wajah-wajah sukacita dan penuh rasa penasaran terpancar dari para peserta yang tidak sabar untuk merasakan pengalaman baru dalam dunia komunikasi digital dan amatir radio.
 

Membuka Jendela Dunia Tanpa Batas Ruang

Dalam amanat pembukaannya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Purwakarta, Kak Sadiyah, menyampaikan pesan mendalam agar para peserta dapat menyerap ilmu, pengalaman, serta wawasan seluas-luasnya. Ia menekankan bahwa bekal tersebut akan sangat berharga bagi pembentukan karakter dan masa depan mereka.

“JOTA-JOTI (Jamboree on the Air — Jamboree on the Internet) bukanlah sekadar kegiatan kepanduan tingkat lokal atau nasional semata, melainkan bagian dari jaringan organisasi kepanduan sedunia. Melalui kegiatan ini, para peserta memiliki kesempatan emas untuk berkomunikasi secara langsung dengan sesama anggota pramuka dari seluruh penjuru dunia tanpa harus beranjak pergi ke mana pun, secara virtual,” ungkap Kak Sadiyah di hadapan ribuan peserta.

Kwarcab Purwakarta

Kak Sadiyah juga memberikan apresiasi kepada para peserta, menyebut mereka sebagai putra-putri terbaik utusan dari sekolah masing-masing yang mengemban misi mulia untuk membangun jejaring persahabatan global.

“Anak-anakku yang hadir di sini adalah pilihan terbaik, utusan resmi dari sekolah masing-masing. Kehadiran kalian di sini adalah untuk merajut persahabatan, baik dengan sesama anggota pramuka dari kabupaten lain, maupun dengan anggota pramuka dari mancanegara,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa momentum ini tidak hanya berfokus pada jalinan pertemanan semata, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk saling bertukar cerita mengenai keragaman budaya, adat istiadat, serta kearifan lokal dengan pramuka dari luar wilayah Purwakarta.
 

Adaptasi Teknologi dan Implementasi Nilai Global

Di tengah era perkembangan teknologi digital yang melaju begitu pesat, Kak Sadiyah menaruh harapan besar agar para peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran teknologi modern dan komunikasi radio.

“Jambore on the Air (JOTA) mengajarkan kepada kita tentang tata cara berkomunikasi menggunakan perangkat radio amatir, yang terlaksana berkat kerja sama yang baik dengan ORARI (Organisasi Amatir Radio Indonesia). Sementara itu, Jambore on the Internet (JOTI) memanfaatkan jaringan internet canggih sebagai medium utama agar kita dapat terhubung secara daring dengan dunia luar,” papar Kak Sadiyah.

Tidak hanya berfokus pada aspek penguasaan teknologi, Kak Sadiyah juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai karakter luhur lokal yang dibingkai dalam konsep Panca Waluya, serta bagaimana menerapkannya dalam interaksi persahabatan global.

“Hal yang tidak kalah penting untuk ditanamkan adalah nilai kewarganegaraan global (global citizenship). Kita didorong untuk aktif terlibat dalam kegiatan edukatif, mengasah kemampuan bekerja sama dalam tim, memahami lintas budaya, serta menumbuhkan kepedulian terhadap berbagai isu dunia. Tentu saja, kita harus senantiasa menunjukkan sikap teladan sebagai pramuka yang menjunjung tinggi nilai Panca Waluya,” tegasnya.
 

Pesan Kesehatan dan Peresmian Pembukaan

Menjelang akhir amanatnya, Kak Sadiyah berpesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga kondisi fisik dan kesehatan selama kegiatan berlangsung demi kelancaran seluruh rangkaian acara.

Dengan memohon ridha Tuhan Yang Maha Esa serta diiringi ucapan basmalah, kegiatan akbar tersebut resmi dibuka.

“Jaga kesehatan, utamakan keselamatan, pererat selalu persaudaraan, dan seraplah sebanyak-banyaknya ilmu serta wawasan bermanfaat. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan JOTA-JOTI Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkas Kak Sadiyah yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta dan pembina yang hadir.
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *